Save data, watch films offline
with our app

INSTALL

KLAKLIK 

Romance

Skenario Film Temen Kondangan

Sebenarnya Putri tidak ingin datang ke pernikahan mantannya, Dheni. Bukannya belum move on, tapi berdasarkan pengalaman : haram hukumnya datang sendiri ke pernikahan mantan. Selakunya jomblo, bayangkan pertanyaan-pertanyaan klasik seperti “kok sendiri” dilontarkan orang-orang, dibalut dengan tatapan iba dan penuh. Putri tidak mau seperti itu. Baginya, citra diri adalah yang utama.

Sayangnya, ia keceplosan bilang akan ikut ke pernikahan Dheni dan Fitri di Bandung saat berkumpul bersama tiga sahabatnya, Lulu, Oliv, dan Gaby. Omongan dia terekam di Instagram Oliv. Skak mat. Putri tidak bisa menghindar. Dengan masih berpegang teguh pada prinsipnya, Putri memutuskan mencari pendamping untuk kondangan, yang dijamin tidak akan Baper.

Pilihan pertama jatuh Juna, professional yang biasa menemani orang kondangan. Tidak perlu bayar, yang penting pesta dan makan-makan. Sayang ketika dikontak, tidak ada respon. Akibatnya, Putri tergoda mengajak Galih, bosnya yang karismatik dan ganteng. Ia sempat mengajaknya, meski akhirnya mengklarifikasi bahwa ia hanya bercanda. Pada akhirnya, pilihan jatuh pada Yusuf, seorang vokalis band yang ternyata teman sekelas jaman SMA. Ia tidak terlalu kenal Yusuf, yang artinya kenalan lain juga tidak akan mengenali dia. Pasangan kondangan sempurna! Yusuf langsung menyanggupi.

Satu hal yang Putri tidak tahu: dirinya adalah pujaan hati Yusuf, dari jaman SMA sampai detik ini. Bahkan ia punya satu lagu berjudul “Nikahi Aku, Putri, Atau Kalau Tak Bisa Bagaimana Kalau Kita Mulai Dari Pertemanan Saja?” Ia sampai meninggalkan band-nya demi bisa datang kondangan bersama Putri. Tapi tanpa ia tahu, ternyata band-nya adalah band pengiring di nikahan itu. Ia menemukan mereka bersama seorang vokalis baru di dalam acara. Yusuf syok.

Belum selesai Putri mengurus Yusuf, ternyata Galih sudah ada di depan. Galih memaksa Putri untuk membawanya bersalaman dengan Fitri, yang ternyata adalah mantannya Galih. Galih bersikeras bahwa Fitri belum move-on dari dirinya, dan ia datang untuk membuktikan itu. Namun semakin ia mencoba, semakin jelas bahwa sebenarnya hanya Galih lah yang belum move-on. Fitri terus tak menanggapi Galih, membuatnya mulai gelap mata. Satu-satunya yang bisa menenangkannya adalah sebuah lagu pengkhianatan favoritnya. Putri menggunakan itu untuk membuat Galih tenang sejenak, karena ia punya masalah lain: yak benar! Juna juga datang! Dan siapa sebenarnya Juna? Tidak tanggung- tanggung, Juna adalah seorang wedding crasher legendaris.

Dan di kondangan itu, ada Angel, sang panglima WO, yang terobsesi ingin menangkap Juna. Juna sendiri mengaku diajak oleh Putri. Jadilah Putri terbawa-bawa masalah Juna VS Angel. Setelah sebelumnya Galih membuat gaduh pelaminan karena bolak-Bandungk salaman hanya untuk membuktikan Fitri belum move-on, lalu ia terbukti berafiliasi dengan Juna, kini Yusuf yang membuat masalah. Karena lagu “Nikahi Aku, Putri, Atau Kalau Tak Bisa Bagaimana Kalau Kita Mulai Dari Pertemanan Saja” dinyanyikan sebagai pengiring momen Herman, Ayah Fitri, bertestimoni dan liriknya diganti, Yusuf muntab. Ia berlari ke panggung dan memukul vokalisnya hingga pingsan. Testimoni gagal. Di sisi lain Juna berkejaran dengan dua pria, yang marah karena istri mereka dirayu olehnya.

Putri berusaha menahan teriakan frustrasi, dan pergi ke WC untuk menumpahkan semuanya. Tapi ternyata ada Lulu, Gaby, dan Oliv di sana. Mereka penasaran, karena masing-masing dari mereka dikenalkan dengan pasangan Putri yang berbeda. Jadi sebenarnya, siapa yang pacar Putri? Juna, Yusuf, atau Galih? Putri bisa saja jujur, tapi citra dirinya lebih penting. Ia bilang bahwa ketiganya memang pacarnya dan kebetulan mereka datang bersamaan. Mendengar itu, Putri mendapat standing applause dari ketiga kawannya. Putri lega melihat citranya malah lebih keren lagi sekarang.

Tapi konsekuensinya, dia masih harus mengurus “pacar-pacar”-nya. Di panggung, Yusuf kini jadi vokalis utama lagi. Herman dan Dheni memutuskan tetap memakai mereka karena tidak punya pilihan

lain. Tiba-tiba Putri melihat Galih bergerak cepat ke arah pelaminan, seperti ada rencana jahat di matanya. Putri pun meminta Yusuf memainkan “Lagu Pengkhianatan” favorit Galih. Yusuf menyanggupi meski bingung. Mendengar lantunan dimulai, semua orang ikut bingung. “Lagu Pengkhianatan” di pernikahan? Tapi Galih sendiri jadi tenang, melambatkan langkahnya mengikuti irama. Putri langsung mengajak Galih berdansa sambil mengatakan bahwa ada cara lain untuk menyelesaikan ini. Jangan seperti ini. Lagu terus mengudara. Karena iramanya enak, para tamu malah jadi ikut bernyanyi.

Lalu Galih mengajak Putri ke panggung untuk mengaplikasikan “ada cara lain” yang dibilang Putri. Galih ternyata melamar Putri di panggung, demi membuat Fitri cemburu. Semua orang geger, tensi naik, dan ujungnya: Herman dan Suhandono, ayah Dheni, bergulat di balai utama. Keadaan makin runyam ketika Kue Pernikahan raksasa runtuh, memicu kekacauan di antara para tamu. Pernikahan jadi seperti medan perang.

Di tengah prahara, Dheni mendatangi Putri dan murka: ia sudah menyimpulkan bahwa ketiga lelaki pengacau adalah bawaannya dan mengusir Putri dari acara, sebelum beranjak untuk meredakan kekacauan. Putri hanya bisa menyanggupi, seraya dihibur ketiga temannya yang menganggap Putri hanyalah “korban” para pacarnya. Masih terus ingin menjaga citranya, Putri malah mengiyakan dan makin menyalahkan ketiga lelaki itu. Yusuf kebetulan mendengar ini dan patah hati. Putri pun beranjak pulang.

Dalam gedung resepsi, perang sudah berakhir tanpa pemenang. Ruangan porak poranda dan semua peserta sudah mulai berdamai, namun ketika terjadi kehebohan lagi ketika Fitri diculik oleh Galih . Galih membawa Fitri ke tengah Danau dengan perahu hanya untuk meyakinkan Fitri belom move on karena mengadakan pesta pernikahan di dekat Danau dimana Galih dan Fitri sering datang. Ternyata Fitri menjelaskan bahwa tidak hanya Galih saja yg dibawa ke Danau itu oleh Fitri, tapi mantan- mantannya Fitri juga dibawa. Tidak lama rombongan keluarga datng menyusul ke tengah Danau tersebut. Akhirnya Fitri sudah tidak tahan lagi dengan keadaan, ia pun menumpahkan kekesalan dan kesedihannya atas rusaknya acara ini, dan mulai mempertanyakan ini sebenarnya salah siapa.

Semua dikagetkan oleh kemunculan Putri, yang tiba-tiba sudah ada di tengah Danau dan mengaku kekacauan hari itu semuanya adalah salahnya. Ia merunut cerita dari awal, bagaimana semuanya terjadi karena ia ingin mencari teman kondangan, bagaimana keadaan makin kacau karena ia bersikeras mempertahankan citranya. Sekarang tak ada lagi yang ia sembunyikan; dengan senyuman ia mengakhiri kisahnya, dan bersama itu juga melepas beban citra yang selama ini kita jaga.

Para hadirin terpesona oleh gaya bercerita Putri yang jujur dan lucu dan semua terlihat akan berakhir happily ever after. Sampai sontak Herman tersadar bahwa bagaimanapun juga, Putri lah biang kerok buyarnya acara perkawinan ini. Ia menghasut semua tamu untuk menangkap Putri dan ketiga “teman kondangan”-nya. Mereka pun kabur, dikejar seisi gedung.

Enam bulan kemudian, Putri meneruskan kesehariannya, meski ada beberapa hal berbeda yaitu potongan rambut yang berbeda dan tidak memperdulikan lagi pendapat netizen. Galih akhirnya Move on dengan membuang barang-barng kenangan dengan Fitri dan mulai menggoda wanita lain. Juna dan Angel menikah. Putri pun datang ke pernikahan Juna dan Angel, dan ternyata disana ia melihat Yusuf yang menjadi solo wedding singer di pernikahan Juna dan Angel.

... (more)

Share

Rekomendasi