Try new experience
with our app

INSTALL

KLAKLIK 

Romance

CASTLOVE

“Menurutmu, mana yang lebih baik; punya keluarga yang tak utuh tapi mereka tetap menerimamu apa adanya, atau punya keluarga utuh, tapi terpaksa untuk tidak menjadi dirimu sendiri?”

Ditanya begitu, Haykal bergeming. Ditelusuri arti pertanyaan itu lewat bola mata cokelat Arumi. Seperti ada gambaran bahwa gadis—yang terkenal introvert oleh teman kelas mereka—ini tengah menyimpan beban yang dengan rapat ia tutupi. Beban yang kemudian ia ratapi, yang tak ia bagi, dan berusaha ia pecahkan sendiri.

Sebenarnya, sudah berapa lama gadis ini menutup diri? Sudah berapa lama ia memutuskan untuk mencari solusi sendiri, tanpa mempercayakan seorang teman untuk sekadar berbagi?

Dan sebenarnya…, ah, sebenarnya masih banyak kalimat tanya di kepala Haykal untuk gadis ini. Hanya saja, untuk kali ini, ia urung untuk melontarkan. Perlu waktu, agar semuanya lebih mengalir dan gadis ini menjadi lebih leluasa terhadapnya. Yang terpenting untuk sekarang, gadis ini mulai berbicara dengannya, membuka diri dan mempercayainya, juga menerima kehadirannya sebagai teman dekat. Arumi tidak boleh sendiri. Ia pernah merasakan ada di posisi Arumi, dan ia tahu, kehadiran seorang teman seperti malaikat yang menawarkan istana bernama kedamaian.

“Izinkan aku menjadi temanmu. Setidaknya, sampai kupastikan bahwa kamu punya teman dan tak lagi sendiri. Setelah itu, maka aku akan membebaskanmu pergi.”

... (more)

Share