Save data, watch films offline
with our app

INSTALL

Akulah Mantan 

Chapter I: Mantan Terindah

  17 September 2002, duka menyelimuti keluarga Giri. Tepatnya anak perempuan satu-satunya yaitu Mantan Terindah, yang ditinggal oleh kedua orang tuanya, Giri dan Jani. Mereka meninggal  karena kecelakaan saat kembali dari Cirebon. Kemudian Mantan tinggal bersama adik dari Jani yang dipanggil Bi Arsi. Arsi memiliki suami dan dua anak yang tidak jauh usianya dari Mantan. Kenapa namanya Mantan, karena Giri dan Jani pernah pacaran semasa SMP sampai SMA kemudian mereka putus lalu dipertemukan lagi ketika sehabis kuliah. Mereka yakin pertemuan mereka adalah takdir dan jodoh yang ditentukan oleh Tuhan. Maka mereka menamakan buah hati mereka dengan nama Mantan Terindah. Walaupun nama “Mantan” jadi terkesan seperti “bekas” tapi dengan kata Terindah di belakangnya, maka Mantan akan menjadi orang yang selalu berkesan bagi orang yang mengenalnya. 

  Hingga umurnya 12 tahun, pasca ditinggalkan oleh orang tuanya, dia masih menahan beban namanya Mantan. Namun ejekan terhadapnya masih sekedar ejekan anak-anak kecil saja.  Mantan sendiri selalu memperkenalkan dirinya sebagai Indah karena agak malu dengan panggilannya ketika dia sudah tau namanya. Tian, sepupunya, tiga tahun lebih tua darinya selalu memanggilnya “Man”. Sedangkan Gigi adiknya Tian sangat sayang dengan Mantan karena Mantan membantu mengurusnya dan selalu menemani ketika Bi Arsi dan Paman Jaia pergi bekerja. 

  Memasuki SMA, Mantan menjadi remaja yang manis, tidak menolak dipakaikan cardigan atau sweater rajut supaya terlihat anggun. Menginjak umurnya yang 17 tahun, Mantan juga harus mengurus bibinya yang sakit-sakitan. Tak disangka, Paman Jaia telah menikah siri dengan wanita lain selama dua tahun dan baru-baru ini ketahuan oleh Bi Arsi. Alasan Jaia adalah dirinya takut sewaktu-waktu ditinggalkan oleh Arsi. Belum lagi,  Tian yang sudah kuliah hanya pura-pura sibuk dengan kuliahnya padahal lebih sering main ke rumah temannya. Untungnya Mantan adalah anak yang pintar sehingga pendidikan SMA pun berhasil dibantu oleh beasiswa. Namun hal ini malah membuat dirinya dimanfaatkan Tian yang selalu minta menitipkan Gigi bahkan membiayai sekolahnya Gigi. Mantan pun akhirnya membantu Arsi yang sakit-sakitan untuk membuat kue cucur dan menjualnya ke beberapa warung. Mantan jadi seringkali terlambat masuk sekolah dan dihukum dulu sebelum masuk kelas. 

 

***