Try new experience
with our app

INSTALL

Warna Hati 

Chapter 3

Ngerti kan 

 

Lando kecil berjalan duduk di sofa dihadapan gitaris itu duduk dengan membawa gitarnya. Dan Gitaris itu mulai mengajarkan Lando kecil bermain gitar. 

CUT TO 

 

05.EXT./INT.KOTA SURABAYA -DAY/NIGHT

Lando kecil mengamen diberapa tempat. Ngamen di angkot. Ngamen di bus. Ngamen di warung. Ngamen di kereta. Ngamen di jembatan penyebrangan. 

 

Flashes 5A

Sebagian uangnya dikumpulkan dan disimpen dengan rapi.di suatu tempat yang sangat tersembunyi. 

 

Flashes 5B 

Sesekali dia membelikan nasi goreng dibungkus untuk dimakan bersama Gitaris termasuk sebungkus rokok kesukaan Gitaris itu. Lando kecil dipinjami gitar mini yang pas untuk nya. Dan diperlihatkan beberapa video gitaris terkenal didunia. Lando melihatnya terkagum. Lando kecil berlatih gitar. Seusai latihan dia disuruh nonton video gitaris itu sampe selesai. Lando kecil juga suka menonton video Eric Clapton, BB King, Bruce Springten dan lainnya. Dia favorite dengan Joe Satriani saat memainkan ciptaannya “Cryin’

 

Flashes 5C

Di sebuah happening art yang mati lampu tiba-tiba Lando kecil naik dan memainkan gitar kecil yang dipinjamkan Gitaris padanya…dan ia bisa mengajak penonton menyalakan korek apinya. Gitaris itu salut dan terkagum memperhatikan Lando kecil dari balik backstage.

 

Flashes 5D

Lando kecil berdiri di depan toko music, dimana ada gitar sebagus salah satu gitaris yang pernah dilihatnya di video. Wajahnya mengisyaratkan ia ingin memilikinya, gitar yang mirip dengan gitarnya Joe Satriani

 

Flashes 5E

Lando Remaja diajak duet main gitar bersama Gitaris di panti asuhan dan semua anak-anak panti asuhan ikut menyanyi. Lando Remaja juga diajak duet diacara ANTI HIV/AIDS dan penonton terpukau dengan permainan gitar duet itu.

Flashes 5F

Lando remaja mengambil uang yang dikumpulkannya dari kecil, dibungkusnya dengan kain seluruh uangnya.

CUT TO

 

06.INT. KONTRAKAN GITARIS SURABAYA-MALAM

Lando remaja masuk ke dalam kontrakan Gitaris dan membuka bungkusan kain yang berisi sekarung uang recehan dan beberapa lembaran ribuan diserahkan pada Gitaris

 

LANDO REMAJA

Aku pingin punya gitar yang bagus Om

GITARIS itu menepikan bungkusan kain berisi uang Lando. Lalu mengambil gitarnya memetik beberapa notasi. Memainkan dengan khidmat nada irama gitar yang penuh perasaan dari Criyin ciptaan Joe Satriani.

 

GITARIS

Gitar itu ibarat wanita. 

Kalau lo mengendalikannya dengan tepat

Benar, bagus, dia akan bermain cantik dan indah

Salah sedikit saja lo mainnya. ngaco, pasti akan pales, aneh

Dia tak akan pernah jadi milik lo, kalo lo main ga pake rasa

Lando, bukan bentuk dan harga gitar yang mahal 

Yang bisa bikin nada, ritme, melody yang bagus dan indah

Tapi ini elo (nunjuk tepat dihatinya) yang bisa

Membuat gitar bermain dengan bagus dan indah

Seperti hati lo sedang mengendalikan Wanita yang sangat-sangat lo cintai

lo bermain dengan tepat Dia akan jadi milik lo selamanya

 

Lando memperhatikan dengan seksama sekalipun masih belum mengerti benar maksudnya tapi ia hanya bisa mengiyakan dan tertegun 

CUT TO

 

07.INT. TOKO MUSIK SURABAYA-SIANG

Gitaris mengajak Lando Remaja ke toko music. Lando memegang gitar yang diidolakannya. Gitaris mengeluarkan semua uang milik Lando tapi pemilik toko menghitung dan masih kurang. Lando Remaja masih memainkan gitar itu. Selang beberapa waktu,pemilik toko mengambil gitar itu dari tangan Lando. Gitaris membungkus kembali uang Lando. Dan keluar toko bersama bersama Lando.

 

GITARIS

Uangnya belum cukup, besok Om tambahin 

Om harus kerja dulu, 

lo pasti bisa dapetin gitar yang bagus buat lo

 

Gitaris menepuk bahu Lando dan mengajaknya keluar dari toko itu.

CUT TO

08.INT. KAFE SURABAYA-SORE

Gitaris memperkenalkan Lando Remaja pada grup musiknya. 

 

GITARIS

Kenalin ini Lando, murid gue

 

Semua menyalami satu per satu dan Lando menyambutnya penuh hormat 

 

DRUMER

Oh ini yang sering lo ajak duet itu

Lama-lama lo bisa nyaingin Guru lo

KEYBORDIST

Mainnya hebat dia lho kemarin gue sempet liat

 

VOKALIS

Jangan dengerin kakak-kakak lo itu

Pujian tidak membuat lo tambah hebat

 

GITARIS

Yuk kita mulai, Lando, lo bantu-bantu dulu ya

 

Kemudian Gitaris itu menyetem gitarnya bersama grupnya. Beberapa saat Gitaris merasakan sakit didadanya dan terjatuh

CUT TO

 

09.INT.AMBULANCE SURABAYA-SORE

Lando remaja memegang tangan Gitaris erat-erat. Dengan tatapan layu dan tenaga yang lemas. Gitaris menarik tangan Lando Remaja itu untuk mendekat ke wajahnya.

 

GITARIS

Tanpa gitaris, music mereka tidak sempurna

Elo harus bisa gantiin gue

Supaya mereka tetap main malam ini

 

Lando remaja memperhatikan dengan seksama. Mengambil gitarnya Gitaris. Tersenyum pada Gitaris. Gitaris mengangguk pelan. Untuk kemudian denyut jantung Gitaris berhenti dan Gitaris memejamkan mata. Lando remaja meneteskan air mata

CUT TO

 

10.INT.KAFE WARNA BANDUNG-MALAM

LANDO DEWASA duduk berhadapan dengan TAVITA mendengarkannya dengan penuh hati

 

LANDO

Itulah ceritaku

Kenapa aku bisa jadi pemain music, lalu aku hijrah ke Jakarta, mengadu nasib

Aku hanya punya nyawa, gitar, suara…Tapi bukan aku ga mau kerjaan yang lain

Aku juga suka design, kadang bikinin digital album kalo ada temen married

Pokoknya semua order design grafis dari undangan, id card, baliho gue bisa kerjain

Kadang juga ada yang minta kursus main gitar sama aku

Yang gitulah, Alhamdulillah bisa untuk tambahan

 

TAVITA

Kenapa gak ngajuin album lagi

 

LANDO

Waktu itu kita sudah pernah ajuin

Dino kurang setuju karya kita harus dirubah 

Pilihannya kan cuma dua, solidaritas grup

Apa kompromi dengan produser music

Merubah karya kita sesuai selera pasar