Save data, watch films offline
with our app

INSTALL

 Ikatan Cinta

  Follow

Skenario Ikatan Cinta

Romance 9 months ago

  Andin akan menikah dengan Nino, pria yang sangat dicintainya. Andin sangat bahagia, Ia menjalani malam terakhir pingitannya dengan gelisah. Tidak sabar menunggu hari esok. Saat itu HP Andin berbunyi. Jack, mantannya, mengajak Andin bertemu. Kalau Andin tidak mau, Jack akan melakukan perbuatan nekat. Sementara di tempat lain, Nino, calon suami Andin sedang Bersama Citra, kakaknya Andin. Citra berusaha menggoda Nino. Citra berkata pada Nino kalau dia sudah lama cinta sama Nino dan berharap Nino memilih Citra dan membatalkan pernikahannya dengan Andin. Tapi ternyata Nino tidak termakan bujuk rayu Citra. Nino tetap pada tekadnya untuk menikah dengan Andin. Citra kesal sekali karena Nino sangat setia pada Andin. Padahal apalah cantiknya Andin, jika dibandingkan dengan Citra? Tapi kenapa Nino begitu setia? Andin akhirnya datang menemui Jack. Jack berkata kalau dia tidak bahagia Bersama Citra karena yang Jack cintai adalah Andin. Jack sangat menyesal karena dulu sudah memutuskan Andin demi Citra. Jack berharap agar Andin membatalkan rencana pernikahannya dengan Nino dan kembali pada Jack. Namun Andin menolak permintaan Jack. 

  Penolakan Andin membuat Jack kesal. Citra yang ditolak oleh Nino akhirnya pergi ke sebuah café. Di sana, Citra bertemu dengan Jack. Citra dan Jack bersenang-senang dan pada akhirnya melakukan perbuatan terlarang. Sebulan berlalu sejak pernikahan Andin dan Nino.. Andin hamil. Namun Andin belum menceritakan ke Nino. Andin menunggu sampai hari ulang tahun Nino untuk menceritakan kehamilannya itu untuk memberikan surprise ke Nino. Sementara itu Citra juga mendapati kenyataan kalau dirinya hamil. Citra sangat panik. Citra yakin ini karena perbuatannya dengan Jack. Citra coba menemui Jack. Jack shock mendengar kalau Citra hamil. Namun Jack tidak mau bertanggung jawab pada Citra karena Jack tidak mencintai Citra. Jack malah memberikan Citra uang dan menyuruh Citra menggugurkan kandungannya. Lalu Jack pergi meninggalkan Citra. Citra putus asa dan marah. Citra yang frustasi dengan kehamilannya akhirnya bertemu dengan Andin di sebuah cafe. Citra menceritakan perihal kehamilannya pada Andin. Andin terkejut sekali karena Citra berkata kalau dia hamil anak Jack. Citra memohon Andin membantu dirinya agar Jack mau bertanggung jawab. Citra juga meminta Andin merahasiakan kehamilannya dari siapapun. Termasuk dari Nino dan kedua orang tua mereka. Andin menyanggupi syarat tersebut. 

  Saat pertemuan ini, Citra juga tahu kalau Andin tengah mengandung. Andin mengirimkan sms/whatsapp ke Jack untuk bertemu di rumahnya. Jack senang karena Andin menghubungi dirinya. Jack berharap Andin menyesal meninggalkan dirinya dan mau kembali pada Jack. Jack datang dan bertemu dengan Andin di rumah Andin. Saat itu Nino sudah berangkat ke kantor. Namun baru sebentar mereka bertemu, Andin pergi sebentar ke depan jalan untuk mengantarkan berkas Nino yang ketinggalan ke temannya Nino. Saat Andin pergi, ternyata Citra datang ke rumah Andin. Citra bertemu dengan Jack dan kembali bersitegang. Citra berkata pada Jack, kalau Jack tidak mau bertanggung jawab, Citra akan datang ke rumah Jack dan mengatakan perbuatan Jack pada seisi rumahnya. Jack dan Citra jadi bertengkar hebat. Citra yang marah banget pada Jack menyambar sebuah gunting dan menusuk Jack. Jack pun jatuh terkapar. Citra shock saat mengetahui apa yang sudah dia lakukan. Citra pun bergegas lari dari sana. Saat Andin kembali ke rumah, alangkah shocknya Andin mendapati Jack yang sudah bersimbah darah. Andin meraih Jack dan bertanya apa yang terjadi. Jack tidak bisa berkata banyak karena sudah sangat kehabisan darah. Jack pun meninggal di pangkuan Andin. Seorang tetangga datang ke rumah Andin dan shock melihat hal tersebut. Andin sempat menemukan sebuah anting yang jatuh di tempat itu. Tapi Andin tidak tahu anting siapakah itu. Andin dibawa ke kantor polisi karena dianggap sudah membunuh Jack. 

  Semua bukti yang ada mengarah pada Andin karena Jack terbunuh di rumah Andin. Sidik jari Andin pun ada pada gunting yang menghujam tubuh Jack Citra kaget sekaligus lega saat mengetahui kalau Andin yang jadi tertuduh atas pembunuhan tersebut. Citra juga baru menyadari kalau sebelah antingnya hilang. Tapi Citra tidak tau kalau sebelah anting itu kini disimpan oleh Andin. Pak Gunawan terkejut mendengar putrinya di penjara. Sementara Bu Gunawan sangat malu dan marah karena Andin mencoreng nama baik keluarga. Bu Gunawan menghina Andin dan membuka tabir masa lalu kalau Andin bukanlah anak kandungnya, melainkan anak hasil perselingkuhan pak Gunawan dengan wanita lain. Andin sangat shock mengetahui kenyataan itu. Citra yang juga baru mengetahui itu jadi semakin tidak perduli pada Andin yang ternyata bukan saudara kandungnya. Nino shock mengetahui soal Jack yang terbunuh di rumahnya. Dan Andin dituduh sebagai pelakunya. Andin berkata pada Nino kalau dia bukan pelakunya. Awalnya Nino percaya dan mau membantu membebaskan Andin. Namun Citra datang ke Nino dan menghasut Nino. 

  Citra berkata kalau Andin masih suka bertemu diam-diam dengan Jack di belakang Nino. Bahkan Citra berkata kalau Andin saat ini sedang mengandung. Dan besar kemungkinan itu adalah anak perselingkuhan Andin dan Jack. Nino termakan hasutan Citra itu. Andin heran karena Nino jadi semakin jarang mengunjunginya ke tahanan. Sikap Nino juga dingin saat Andin menelfon. Nino juga tidak jadi mencarikan pengacara yang bagus untuk membela Andin. Hingga akhirnya, tiba saat Andin bersalin, Andin menyerahkan anaknya ke Nino. Andin berharap Nino mau membesarkan putrinya. 

  Nino menerimanya dengan malas karena dibenaknya, anak itu adalah hasil perselingkuhan Andin dengan Jack. 4 tahun kemudian, Andin dibebaskan dari penjara. Andin mendatangi Nino dengan harapan bisa memperbaiki lagi rumah tangga mereka dan membesarkan anak mereka bersamasama. Andin pun bertekad mencari pelaku sebenarnya dari pembunuhan itu bersama Nino. Namun alangkah terkejutnya Andin saat mendapati kenyataan kalau Nino sudah menikah dengan Citra. Andin sangat sedih dan terpukul.







Chapter